
Gunung Sugih – Beredar video viral di media sosial yang memperlihatkan anggota Reserse Narkoba jajaran Polres Lampung Tengah Polda Lampung dihadang massa saat melakukan penankapan terhadap bandar Narkoba di Kp. Buyut Ilir Kec. Gunung Sugih Kab. Lamteng, Jumat malam (10/2/23).
Selain menghadang petugas, sejumlah warga bahkan melempar batu dan kayu serta merusak kendaraan yang dikendarai petugas sampai terguling ditengah kerumunan massa. Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, baik petugas maupun masyarakat.
Mengetahui hal tersebut, Kapolres Lampung Tengah AKBP Dofie Fahlevi Sanjaya,S.I.K.,M.Si turun langsung untuk meredam massa yang anarkis dengan merusak mobil petugas di TKP.
“Dengan melakukan pendekatan persuasif dan memberikan penjelasan kepada para tokoh dan seluruh masyarakat, akhirnya mereka memahami, bahwa ini murni pidana penangkapan tersangka pengedar Narkoba,” Kata Kapolres kepada awak media, Sabtu (11/2/23).
Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan kronologis kejadian, pada Hari Jum’at tanggal 10 Februari 2023 sekira pukul 20.00 Wib, pihaknya melakukan penangkapan terhadap 3 orang pelaku penyalahgunaan Narkoba yakni HI alias Ayi (31), RP alias Pur (29) dan AR alias Iyus (24) warga Kp. Buyut Ilir Kec. Gunung Sugih, Lampung Tengah.
Selain berhasil mengamankan 3 orang pelaku, petugas juga berhasil menemukan 1,04 Kilogram Shabu yang telah disimpan para pelaku di kandang sapi.
“Saat akan membawa para pelaku dan barang-bukti, petugas dihadang oleh ratusan massa. Bahkan petugas terjebak di lingkungan pemukiman karena seluruh gang diblokade warga menggunakan tumpukan kayu dan batu,” ujarnya.
