
Lampung Tengah – Menanggapi pernyataan Amir Faisal Sanjaya tim kubu Paslon 02, yang mengkritik program lntensif yang hilang di masa kepemimpinan Bupati Musa Ahmad, yang beredar dimedia dan medsos ditanggapi santai oleh Herman salah satu tim Jalang Paslon 01.
Herman menyebut bahwa salah satu anggota kubu 01 dikenal pandai mengumbar janji, sementara yang lainnya dianggap sebagai “Rajo Gambung” (Pendusta). Lebih ironisnya lanjut Herman tim relawan 01 justru berkumpul dalam satu tim yang sama, yang saat ini sedang berusaha untuk mengambil hati masyarakat guna memenangkan paslon 02, Ardito – Koheri.
“Jadi wajar jika mereka terlihat sangat serasi. Masyarakat pasti bisa menilai karakter seseorang, apalagi ada tokoh seperti Amir Faisal Sanjaya, yang selalu melontarkan kata-kata provokatif dalam menilai orang lain,” ujar Herman, Kamis (03/10).
Ketika disinggung soal pernyataan Amir Faisal Sanjaya yang mengkritik program insentif yang hilang di masa Musa, Herman menjelaskan dimana masyarakat bisa menilai siapa sosok Amir Faisal sebenarnya. Dan yang perlu diingat, apa yang telah diperbuat oleh seorang Amir Faisal.
Diketahui bahwa ketegangan, dan konflik antara kubu 01 dan kubu 02 saat agenda kampanye kedua paslon tampak mulai terjadi di ruang publik, baik di pemberitaan media maupun di media sosial beberapa hari terakhir.
Dalam hal ini Herman berharap Saya berharap jalannya Pilkada di Lampung Tengah ini dapat berjalan dengan baik, tanpa adanya perpecahan di tengah masyarakat. “Artinya siapapun yang akan terpilih nanti, itulah yang mendapat amanah dan kepercayaan dari masyarakat,” harap Herman.(*)
