Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lampung, Hery Sadli, mengatakan kuota elpiji pada 2023 akan dikurangi 5.640 metrik ton (MT) dari 202.471 MT pada 2022 menjadi 196.831 MT. Kendati demikian, dia menjamin pengurangan tersebut tidak akan menimbulkan kelangkaan.
“Ada kuota cadangan dari BPH Migas tahun ini 13.146 MT, sehingga total kuota elpiji pada 2023 ini ada 209.977 MT,” kata Hery, Senin, 30 Januari 2023.
Ia menjelaskan pengurangan itu untuk memberi pemahaman elpiji subsidi hanya ditujukan bagi masyarakat miskin dan warga mampu seharusnya tidak membeli gas elpiji.
“Jadi setiap tahun ada hitungannya masyarakat miskin berkurang sehingga kuotanya berkurang juga,” ujar dia.
Dia melanjutkan, distribusi elpiji subsidi melalui pedagang eceran hanya diberikan 20 persen dari kuota yang tersedia. “Ini sebagai sosialisasi agar masyarakat mampu beralih ke gas non subsidi,” jelas dia.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kusnardi, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan ketat terkait ketersediaan energi di Lampung, seperti elpiji dan BBM.
“Kami terus evaluasi per tiga bulan. Jika ada kekurangan bisa dilakukan pergeseran atau tambahan kuota,” ujar dia.
Sumber: https://m.lampost.co/berita-kuota-elpiji-bersubsidi-di-lampung-dikurangi.html
